Jambi – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi seluruh korban jatuhnya helikopter Polri di Bukit Tamia, Kabupaten Kerinci, Jambi pada Minggu (19/2/2023) lalu.
Ketika itu Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono dan 7 anak buahnya mengalami kecelakaan helikopter dalam perjalanan dari Jambi menuju Kabupaten Kerinci. Helikopter yang mereka tumpangi melakukan pendaratan darurat di Bukit Tamia, Kerinci, Jambi.
“Total 8 orang yang mengalami kecelakaan, pendaratan darurat, hari ini ini semuanya bisa dievakuasi,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam jumpa pers, Selasa (21/2/2023).
Proses evakuasi kedelapan korban dilakukan hari ini oleh tim gabungan. Hari ini, ada 6 helikopter yang disiagakan untuk mengevakuasi para korban.
Kapolri mengatakan saat ini kedelapan korban sedang mendapatkan penanganan lanjutan di rumah sakit (RS) maupun di posko di Kabupaten Merangin, Jambi.
“Enam sudah dibawa ke RS Bhayangkara dan 2 masih dirawat di Posko Merangin,” katanya.
Kapolri juga sudah bertemu Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono. Dia mengatakan Rusdi dalam kondisi stabil.
“Saya sudah bertemu tadi dengan Kapolda Jambi yang baru saja mendarat, kondisinya masih sadar, cukup stabil, saya berbincang dengan beliau, sedang dibawa ke RS Bhayangkara,” ungkap Kapolri Jenderal Listyo Sigit.
Sementara itu informasi terbaru yang dihimpun pagi ini menyebutkan, rencananya Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartoni akan dirujuk segera ke RS Bhayangkara Jakarta karena luka patah tulang pada lengan dan punggungnya membutuhkan penangan yang lebih serius.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dan berhasil melakukan evakuasi terhadap 8 korban kecelakaan helikopter milik Polairud Polda Jambi.