Tekan Potensi Kecelakaan dan Kemacetan, Korlantas Polri Tertibkan Kendaraan di Sejumlah Ruas Tol

Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho menginstruksikan seluruh jajarannya untuk melakukan penertiban serentak terhadap kendaraan angkutan barang di berbagai ruas tol pada Minggu (15/2/2026) malam.
Tekan Potensi Kecelakaan dan Kemacetan, Korlantas Polri Tertibkan Kendaraan di Sejumlah Ruas Tol
Foto Dok Humas Polri - Ilustras Dibuat dengan Chat GPT

Jakarta - Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho menginstruksikan seluruh jajarannya untuk melakukan penertiban serentak terhadap kendaraan angkutan barang di berbagai ruas tol pada Minggu (15/2/2026) malam.

Penertiban yang bertujuan untuk menekan potensi kecelakaan sekaligus kemacetan ini dilakukan bersama petugas Jasa Marga di lapangan.

Personel Polantas menyasar sejumlah jalur utama seperti Tol Jakarta–Cikampek, Tol Cipularang, hingga Tol Merak. Penindakan diprioritaskan pada truk yang berhenti atau parkir di bahu jalan serta kendaraan yang melanggar ketentuan Over Dimension Overload (ODOL).

"Penertiban di seluruh jalan tol, perintah langsung dari saya. Semuanya demi ketertiban lalu lintas dan keselamatan," kata Irjen Agus Suryonugroho, dalam keterangannya Senin (16/2/2026).

Dalam penertiban tersebut, petugas mendatangi truk-truk besar yang berhenti di bahu jalan. Pengemudi yang tidak berada dalam kondisi darurat diminta segera melanjutkan perjalanan sambil diberi pemahaman mengenai risiko berhenti di lokasi tersebut.

Bahu jalan tol sejatinya hanya digunakan bagi kendaraan yang mengalami gangguan teknis atau situasi darurat. Penggunaan di luar ketentuan sering memicu kecelakaan, terutama tabrak belakang yang berakibat fatal saat malam hari karena jarak pandang terbatas.

Selain itu, pengawasan terhadap kendaraan ODOL juga diperketat. Langkah ini menindaklanjuti sorotan berbagai pihak, termasuk Komisi III DPR RI, terkait masih adanya truk yang melintas di lajur kanan sehingga menimbulkan kepadatan lalu lintas, khususnya pada jam sibuk.

Kakorlantas menegaskan, operasi seperti ini akan terus dijalankan secara rutin dan berkelanjutan, terlebih menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Ramadan. Pengguna jalan diimbau untuk selalu menaati aturan demi keselamatan bersama.***