Iran - Israel dilaporkan nekat melancarkan serangan ke Iran sebagai balasan atas gempuran rudal-rudal Iran ke Israel. Dikutip dari Al Jazeera yang melansir ABC News, rudal-rudal Israel menghantam sebuah lokasi di Iran pada Jumat (19/4/2024).
Serangan Israel ini membuat pemerintah Iran menangguhkan sementara kegiatan penerbangan di Ibu Kota Iran Tehran dan Kota Isfahan. Meski demikian untuk sementara ini belum ada laporan korban jiwa terkait serangan tersebut.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Iran menggempur Israel dengan menembakkan sekitar 300 rudalnya ke wilayah Israel pada Minggu (14/4/2024). Serangan itu disebut memberikan dampak yang luar biasa atas kerusakan fasilitas militer di Israel.
Iran menyerang Israel sebagai pembalasan atas serangan Israel ke kantor konsulat Iran di Damaskus, Suriah pada awal April lalu yang menewaskan tujuh Garda Revolusi Iran, dimana dua di antaranya adalah jenderal.
Serangan Israel pada Iran ini dikhawatirkan akan memicu ketegangan yang lebih besar karena Iran telah mengancam akan memberikan balasan yang sepadan atau bahkan lebih buruk.
Dilansir dari kantor berita Iran IRNA, Presiden Iran Ebrahim Raisi sebelumnya telah memperingatkan Israel bahwa tindakan agresi sekecil apapun dari Isrel ke Iran akan direspon dengan tindakan yang membuat Israel menyesal.
"Mereka (Israel) harus tahu bahwa respon yang akan diberikan akan membuat rezim dan pendukungnya menyesali (tindakannya)" kata Ebrahim Raisi, Kamis (18/4/2024) di Shahroud, Semnan, Iran.
Banyak kalangan mengkhawatirkan, serangan Israel ke Iran kali ini akan memberikan dampak yang besar atas situasi keamanan di Timur Tengah dan dunia***