Malik juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Mendagri Tito karnavian. Secara khusus ia menyampaikan terima kasih kepada JK yang telah membantu menyelesaikan persoalan tersebut.
"Saya ucapkan terima kasih kepada pak Jusuf Kalla sudah jauh-jauh hari berhubungan denga kami. Beliau juga membantu menyelesaikan persoalan ini," pungkas Malik Mahmud.
Sementara itu, JK menegaskan, polemik empat pulau Aceh adalah pembelajaran yang baik, utamanya jika ingin mengambil kebijakan tentang Aceh.
"Jadi bagi kita, semua ini pembelajaran. Ini kasus yang petama setelah 20 tahun yang lalu bahwa apabila ingin mengambil keputusan kita membaca betul UU Aceh, MoU Helsinki, karena disitu jelas. Apabila ingin membuat keputusan atau apa saja yang berhubungan dengan Aceh harus dengan sepengetahuan dan konsultasi dan persetujuan dengan pemerintah Aceh, tapi ini tidak dilakukan," tegas JK kepada wartawan.
JK menambahkan, sebelum mengambil kebijakan atau tindakan juga harus memahami sejarah serta memahami UU yang ada. "Jika tidak bisa menimbulkan masalah besar bagi kita semua," ujar tokoh perdamaian antara pemerintah Indonesia dengan GAM tersebut.
"Tapi tadi sudah sudah selesai, Alhamdulillah sudah selesai dan jangan terulang lagi seperti ini," imbuhnya.
Tak lupa, JK menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Mendagri Tito Karnavian serta Wakil Ketua DPR Ahmad Dasco yang telah mengambil keputusan tersebut.***