“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga semua individu. Edukasi mengenai penggunaan APAR ini diharapkan dapat membangun kesadaran dan keterampilan mahasiswa agar lebih siap dalam menghadapi situasi darurat kebakaran,” katanya.
Fahrougi juga menekankan bahwa komitmen terhadap keselamatan kerja sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).
“Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan bagian integral dari pembangunan berkelanjutan. Melalui edukasi dan peningkatan kesadaran akan pentingnya K3, Pertamina turut mendukung pencapaian SDGs dengan menciptakan lingkungan kerja yang aman, meningkatkan kualitas pendidikan di bidang keselamatan, serta mendukung produktivitas tenaga kerja di masa depan,” tambahnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian kampanye K3 yang dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dalam memperingati Bulan K3 Nasional. Sesuai dengan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI No. 386 Tahun 2014, setiap tahunnya periode 12 Januari hingga 12 Februari diperingati sebagai Bulan K3 Nasional.
Tahun ini, Pertamina mengusung tema “Wujudkan Perwira Pertamina yang Unggul dan Berketerampilan HSSE untuk Mendukung Bisnis Perusahaan yang Berkelanjutan.”
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat K3 semakin tertanam di berbagai lapisan masyarakat, terutama di kalangan generasi muda sebagai calon tenaga kerja masa depan. Pertamina Patra Niaga IT Makassar berkomitmen untuk terus mengedukasi dan membangun budaya keselamatan guna mendukung bisnis perusahaan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.***