Politik

Sangat Dekat dengan Potensi Pidana, Bawaslu Minta Tahapan Logistik Pemilu Tidak Langgar Aturan

Tahapan pengawasan logistik menjadi krusial bagi jajaran Badan Pengawas Pemilu dari pusat hingga Kabupaten/Kota yang harus dipastikan tepat dalam segala aspek.

Surabaya, Jawa Timur – Tahapan Pemilu 2024 terus berjalan, menjelang waktu pelaksanaan pemilu serentak pada 14 Februari 2024 mendatang. Salah satu yang penting dalam pengawasan pelaksanaan pemilu adalah proses pengadaan dan penyaluran logistik pemilu.

Tahapan pengawasan logistik menjadi krusial bagi jajaran Badan Pengawas Pemilu dari pusat hingga Kabupaten/Kota yang harus dipastikan tepat dalam segala aspek.

Dilansir dari laman resmi Bawaslu RI, anggota Bawaslu Lolly Suhenty menyampaikan, tahapan logistik yang sedang berjalan sangat dekat dengan potensi pidana pemilu.

Lolly mencontohkan jumlah logistik tidak boleh melebihi yang ditentukan, karena kalau lebih pidana pemilu akan menjerat KPU begitu pula perusahaan yang mencetak jika tidakĀ  benar melakukan tugas.

“Bawaslu melakukan pengawasan tahapan logistik pada ketepatan jumlah, spesifikasi, bahan dan jenis harus dipastikan tidak melanggar atau keluar dari ketentuan,” tutur Lolly di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (14/12/2023).

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button