Hukum dan Kriminal

Pertalite Dicampur Pewarna Hingga Mirip Pertamax, 5 Petugas SPBU di Jakarta dan Banten Ditangkap Polisi

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menetapkan lima orang tersangka dalam kasus penjualan BBM jenis pertalite yang dicampur pewarna hingga menyerupai BBM jenis pertamax.

Jakarta – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menetapkan lima orang tersangka dalam kasus penjualan BBM jenis pertalite yang dicampur pewarna hingga menyerupai BBM jenis pertamax.

Adapun para tersangka, yakni RHS (49) selaku pengelola SPBU, AP (37) selaku manajer SPBU, DM (41) selaku manajer dan pengawas, RI (24) dan AH.

Direktur Tidak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Nunung Syaifuddin mengatakan, ada lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka dengan jumlah SPBU yang melakukan kecurangan ada empat SPBU.

Keempat SPBU itu berada di wilayah Cimanggis-Depok, Kebun Jeruk-Jakarta Barat, dan Banten, Depok dan Karang Tengah serta Pinang Kota-Banten.

“Jadi sudah empat SPBU yang melakukan penyimpangan dengan modus yang sama,” kata Brigjen Pol. Nunung Syaifuddin, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (28/3/2024).

Dalam penanganan perkara ini, kata Nunung, Subdit III Dittipidter telah membuat atau menerbitkan tiga laporan polisi dan menetapkan lima orang sebagai tersangka, serta menyita barang bukti.

“Barang bukti yang kami sita sejumlah total dari empat SPBU ini ada 29.046 liter BBM Pertamax yang diduga palsu di empat tangki pendam SPBU tersebut,” katanya.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button